Sunday, July 26, 2009

Am I a 'keeper' or a 'hoarder'?

keep = save, conserve = menyimpan
hoard = stockpile, stock up on, amass, accumulate, .. = menumpuk!

Setelah bolak-balik ke rumah teman-teman dan melihat betapa bersihnya rumah mereka, aku sadar kalo aku perlu "bersih-bersih" di rumah. Dalam hal kebersihan sih sama saja, tapi rumah orang lain bisa rapi, simple, dan justru menonjolkan segi estetik rumahnya, sedangkan rumahku ga begitu dihias dan di mana-mana semua penuh barang. Ga sampe keloyoran di jalanan seh, tapi kabinet dapur itu penuh (alat masak dan makanan), kamar tidur penuh rak (dan isi-isinya), sampe garasi pun penuh kerdus!

Ini hampir masuk taun ke-3 tinggal di rumah ini. Kalo ada dus yang tidak pernah dibuka dan isinya ga dipake sama sekali selama 3 tahun, harusnya itu pertanda jelas kalo isinya tidak diperlukan dan ngga perlu disimpan. Kalo mau dibelain ya.. bisa saja. Ini notebook bisa buat pake kapan-kapan kalo sekolah lagi. Ini toaster buat cadangan kalo-kalo yang sekarang dipake rusak :p. Ini 1001 sekrup uda kaya pasar loak, tapi laen kali kalo perlu untuk betulin barang di rumah.. ga usa beli! Adaaaaa ae barang di rumah.. adaaaa ae alesan'e.

Hari ini aku dah putusin, mau let go some of these stuffs. Ga semuanya dibuang tentunya. Catetan-catetan dari jaman kuliah --> masuk recycle bin. Buku-buku tulis yang ga kepake --> sumbang ke goodwill, toh kan nanti hasilnya bisa bantu orang yang kurang mampu bisa punya buku. Textbooks --> rencana pertama disalurkan untuk dikirim ke Indo, tapi kalo tidak ketemu jalurnya, ya dijual ke used book stores. Ada temen bilang bisa dibeli paling sedolaran satu buku. Ini baru clean up barang-barangku, 3-4 kerdus dah bersih tadi. Rak garasi jadi lebih lowong. Plus, barang-barang yang jadi pajangan di kamarku selama ini.. kumasukin kerdus dan taruh di garasi. Lain kali bisa ganti rak buku yang lebih kecil di kamar :)

Aku mikir2 tadi.. apa ini salah satu gejala disorder.
Alcoholics = suka minum alkohol
Shopaholics = suka shopping melebihi batas kemampuan
Workaholics = suka kerja sampe lupa waktu buat lain2
I thought, is there such thing as a "keepaholics" = suka keep/simpan barang2 meski ga perlu?
Aku ingat pernah liat di tv ada orang menderita disorder semacam itu.

Cari kucari.. memang ada! Namanya "compulsive hoarding disorder". Bedanya "keeping" dengan "hoarding" itu ada di atas. Setelah kubaca2 ya.. agak lega juga. Paling tidak aku ga ada "compulsive hoarding" :D. Kalo hoarding itu biasanya rumahnya penuh banget dengan junk (dalam bahasa papa mama: lak lak ca ca), sampe jalanan dan space kosong mana saja itu penuh barang. Mau jalan pun susah :-S. Dimana-mana itu gudang, hehe. It's actually terrible, karena di bawah tumpukan2 barang itu bisa kotor dan ga jelas ada apa saja. Bisa ada keju rusak dalam tumpukan baju, misalnya. Eeww.

Ya udah. Paling tidak aku masih orang normal :D. Tapi tetep style collect barang2 kecil dengan asumsi "mungkin" kepake suatu hari ini bener2 perlu di-control. Intinya, ga semua barang. Sama kalo bikin code program, ada istilahnya "dead code". Kalo code itu ada di dalam program tapi ga pernah dijalankan, malah jadi sumber error. Atau orang-orang yang kerja di pabrik, tapi tidak punya kerjaan (alias sering nganggur), malah menurunkan produktivitas pekerja2 lain atau menyebabkan masalah lain.

Okay. Enough work for today. Time to enjoy my evening.

2 comments:

Unknown said...

lain kali kalo beres2 mesti dibantuin org yg lebih "kejam" dalam urusan buang2 barang hehehhe

Elian said...

waa tapi sayang barangnya! :D
seems like you can do this job..